Home Liga Inggris Penyebab Pogba Inkonsisten di Musim Ini

Penyebab Pogba Inkonsisten di Musim Ini

75
0
SHARE
Paul Pogba menjadi aktor kala mengalahkan Man City , img by The Winwin
Paul Pogba menjadi aktor kala mengalahkan Man City , img by The Winwin

Sportsbliz – Performa Pogba dimusim ini cenderung naik turun dan sempat tertangkap tengah bersitegang dengan Mourinho , tetapi ternyata inilah Penyebab Pogba Inkonsisten di Musim Ini .

Penampilan Paul Pogba dimusim perdananya terbilang cukup baik dan bisa membuktikan kepada publik bahwa Manchester United tidak salah saat memboyongnya dari Juventus dengan bandrol mahal yang menyentuh angka 89juta poundsterling , ia sukses mempersembahkan 3 gelar sekaligus dimusim pertamanya .

Paul Pogba, img by Givemesport
Paul Pogba, img by Givemesport

Tetapi musim berganti di Liga Inggris penampilannya justru inkonsisten , sempat tancap gas diawal musim tapi saat memasuki paruh musim kedua penampilannya merosot , bahkan sempat dikabarkan sudah tidak betah lagi berada di kubu MU dan menyesal telah kembali ke Old Trafford .

Kabar beredar bahwa Pogba sempat merosot dikarenakan ketidak cocokan dirinya dengan strategi yang diterapkan Jose Mourinho , ia lebih sering bertahan daripada menyerang , hal ini diutarakan langsung oleh legenda sepakbola Inggris , Paul Ince kepada MEN .

“Mereka selalu memenangkan gelar juara setiap tahun. Di sana ia tidak memegang tanggung jawab yang besar, karena tanggung jawab itu dipegang oleh pemain-pemain hebat di sekitarnya.”

Paul Pogba, img by Foxsport
Paul Pogba, img by Foxsport

“Dia terbiasa bermain dengan skema 3-5-2 sehingga ia bisa bebas bergerak dan tidak perlu ikut bertahan. Dia selalu punya lima orang yang akan mundur bertahan sehingga ia bisa fokus maju ke depan.”

“Pogba mendapatkan kebebasan untuk berkeliaran di seluruh area lapangan dan membuka ruang dan itulah aspek terbaik dalam dirinya.” tandas mantan pemain Timnas Inggris tersebut.

Pogba dimusim ini berpeluang meraih trofi piala FA dan bakal mendapatkan lawan Chelsea di Final nanti , ini adalah satu-satunya kesempatan baginya dan juga bagi klub untuk menutup musim dengan menggenggam satu trofi .